Tulisan yang bagus adalah tulisan yang selesai. Film yang bagus adalah film yang usai.
Pitch Deck Movie
Mari memasuki dunia fantasi yang akan membawa pengetahuanmu ke dalam absurditas khayal yang tak pernah kau bayangkan
Penjelajahan yang awalnya hanya merupakan eksplorasi dari sketsa situs sejarah yang berasal dari mimpi, berubah menjadi mimpi buruk saat lima orang muda-mudi mencoba menyusuri jejak-jejaknya.
Horror dan adrenalin saling berpacu menjadi pemenang. Termasuk sebuah kejutan luar biasa tersaji di akhir cerita yang sangat dramatis. Tidak ada yang menduga jika di antara para muda-mudi ini ternyata memiliki beberapa rahasia yang mengejutkan.
Setiap episode selalu menggambarkan ketegangan demi ketegangan yang nyaris tak pernah menurun intensitasnya.
Persiapkan diri anda untuk tenggelam dalam setiap kengerian yang muncul secara tiba-tiba.
Keluarga bangsawan Jawa kaya raya yang masih sangat kental mempertahankan tradisi, memiliki kebiasaan turun temurun yang mengerikan karena terikat perjanjian sakral dengan iblis.
Melalui media lukisan, keluarga itu menyimpan arwah para tumbal yang telah dikorbankan. Dengan melakukan ritual gaib itu, si keluarga bangsawan bisa mempertahankan kekayaan dan kejayaan yang mereka miliki sejak beberapa abad lalu.
Seorang pemuda Don Juan yang jatuh cinta kepada putri si bangsawan harus menghadapi situasi yang sangat serius saat mulai masuk dalam kehidupan si gadis yang dicintainya. Banyak kejadian aneh dan peristiwa misterius yang ditemui setiap kali bertemu dengan sang pujaan hati.
Si Putri bangsawan berada dalam situasi luar biasa pelik karena hanya punya dua pilihan yang sama-sama mematikan. Memilih keluarganya dan membiarkan cintanya patah berkeping-keping karena harus merelakan si pemuda menjadi tumbal, atau memilih cinta dan menyaksikan keluarganya hancur dilahap kegelapan dari si iblis yang pasti akan marah luar biasa jika si bangsawan melanggar perjanjian.
Pemuda Drakula keturunan Transylvania hidup dan menetap di Indonesia karena terjadi kerusuhan beberapa abad lalu di daerah asalnya.
Dunia Drakula telah berubah drastis ketika cerita ini dibuat. Ia tidak boleh lagi memangsa sembarangan karena Dewan Drakula telah menetapkan batasan ketat berapa kali ia memangsa dalam sebulan (hanya sekali, tidak lebih!), klasifikasi mangsa terbaik dan terburuk (semakin jahat mangsanya, semakin baik bagi kesehatan Drakula), melarang penggunaan hipnosis karena menyebabkan Drakula tertidur terus menerus dan menidurkannya selama bertahun-tahun (akibatnya; Drakula menjadi kurus karena kekurangan gizi!).
Drakula muda jatuh cinta pada seorang gadis berambut panjang yang ceria dan tak kenal takut. Namun kisah asmara tersebut terganggu oleh kehadiran gadis lain yang memiliki sifat pendendam. Ada liku-liku drama romantis yang lucu, menggelikan, seram, dan juga tragis.
Drakula muda memahami bahwa jatuh cinta antara spesies humanoid dan vampiroid bukanlah hal yang mudah. Dia harus berjuang keras untuk meyakinkan gadis itu dan keluarganya bahwa dia adalah Drakula yang tergolong Drakula oke.
Kisah cinta yang aneh dan muskil inilah yang menjadi jiwa film bagi mereka yang menyukai ketegangan, petualangan, romansa, serta liku-liku yang membahagiakan.
Peristiwa mengerikan terjadi saat acara kumpul-kumpul mahasiswa sebuah perguruan tinggi di hutan pendidikan.
Sekelompok mahasiswa begajulan membuat onar dengan cara mereka yang kasar dan mengintimidasi. Membuat suasana malam keakraban yang seharusnya syahdu dan hikmat menjadi berantakan dan penuh kericuhan.
Para mahasiswa begajulan itu tidak sadar bahwa malam itu adalah malam yang tidak biasa. Tiba-tiba saja muncul Purnama ke-13 di Bulan Desember! Padahal puncak bulan sudah terjadi 2 minggu sebelumnya!
Kekacauan makin tidak terkendali karena makhluk-makhluk gaib yang hanya muncul pada saat Purnama ke-13, mulai merasuki satu demi satu mahasiswa pembuat onar tersebut.
Akibatnya sungguh mengerikan! Acara menjadi chaos, para peserta yang tidak bersalah satu persatu menjadi korban keganasan makhluk-makhluk purnama ke-13!
Ratno, si penggali kubur, menemukan titik balik kelam dalam profesinya yang mencekam. Mendadak kaya raya setelah menjadi penjarah makam. Dengan syarat-syarat yang mengerikan; mencuri tali pocong 2 perempuan yang bertolak belakang karakter kehidupannya. Seorang Ustadzah yang baik hati dan seorang nenek tua yang berprofesi sebagai dukun santet semasa hidupnya.
Ratno harus menghadapi kenyataan pahit. Demi memenuhi keinginan istri dan anak perempuannya yang sangat penuntut, lelaki pekerja keras yang jujur itu akhirnya menyerah. Menjarah makam demi makam dan mengumpulkan harta benda haram. Tapi semua ada resikonya. Ratno mesti berhadapan dengan arwah-arwah yang marah akibat perbuatannya.
Pomo, anak bungsu yang taat agama dan rajin beribadah, berusaha menyelamatkan ayahnya dari rutukan dan kutukan arwah-arwah pemarah itu. Berhasilkah Pomo? Atau justru dia dan keluarganya malah ikut menjadi korban perbuatan sang Ayah yang telah terlanjur terjebak dalam kengerian dunia bawah yang tak kenal ampun?
Urban legend yang sering dijadikan sebagai sumber mistis dan horror bagi sebagian orang ini akhirnya dialami sendiri oleh seorang tukang nasi goreng yang kesehariannya berjualan di sekitar Pancoran.
Hal yang sama juga menimpa seorang gadis cantik pekerja kantoran yang setiap hari bolak-balik melintasi menara ini. Sebuah kejadian menariknya ke dalam lingkaran mistis yang sama sekali tak pernah diimpikannya semenjak merantau ke Jakarta 3 tahun lalu.
Begitu pula seorang pemuda lulusan arsitek yang bekerja sebagai pekerja proyek di sekitar menara tersebut. Dia tak pernah mengira bahwa gadis kaya raya yang membuatnya jatuh hati ternyata adalah makhluk tak kasat mata yang mati penasaran karena tidak kesampaian cintanya semasa hidup.
Wanita tiga puluhan tahun, cantik dan merupakan bos dari perusahaan kurir dan ekspedisi ikut terjebak dalam kengerian yang dimunculkan oleh menara misterius yang puluhan tahun tidak pernah lagi dihuni tersebut.
Sejarah selalu dituliskan oleh pemenang. Namun seorang putri yang terianiaya dari masa lalu berjuang untuk merubah tetesan tangis dan patahnya hati berabad silam menjadi sungging senyuman dan semaian cinta.
Dibantu oleh seorang pemuda masa kini yang ditakdirkan untuk menjadi reinkarnasi dari seorang raja besar, petualangan mendebarkan yang dipenuhi twist-twist mencekam dimulai. Dari Kota Kembang hingga kota-kota lain di belahan negeri Asia Timur. Memperebutkan sebuah Manuskrip yang menjadi kunci utama dalam membuka Gerbang Waktu.
Apakah episode Perebutan ini bisa membuat Sang Putri Jelita kembali tersenyum manis atau justru jatuh semakin dalam ke lembah sunyi?
Petualangan dan perjuangan menyatukan Manuskrip yang dilakukan Raja, Citra dan kawan-kawannya menemui aral yang luar biasa. Mada dan para sekutunya tidak tinggal diam. Mengerahkan segala upaya baik secara fisik maupun gaib untuk mencegah Manuskrip itu disatukan.
Pertempuran demi pertempuran, pertarungan demi pertarungan menghiasi nyaris seluruh perjalanan mereka menuju Gerbang Waktu yang telah menunggu di Bubat. Kemunculan tokoh-tokoh manjing yang diundang Mada juga membuat situasi semakin panas dan bergejolak.
Palagan menyajikan petualangan epik tiada henti dari satu tempat ke tempat lain, pertarungan satu ke pertarungan lain, dan penjelajahan goa dan sungai bawah tanah yang mendebarkan karena nyawa adalah taruhan terbesarnya.
Bisakah Citra menemui Ramalannya? Dan apakah Gerbang Waktu bisa terbuka tepat pada waktunya?
Petualangan berlanjut di abad ke-14. Citra dan Raja tidak lagi masuk dalam pusaran waktu, namun justru berjuang keras untuk keluar dari waktu yang mengejar mereka sebagai mangsa. Sin Liong dan Kedasih mengambil peran penting sebagai jangkar agar bahtera petualangan Raja dan Citra tidak karam sebelum waktunya.
Buku terakhir dari rangkaian novel Trilogi Reinkarnasi ini hadir untuk menutup keseluruhan cerita yang mempersembahkan takdir bagi masing-masing orang.
Apakah Citra berhasil membelokkan sejarah yang berdarah-darah? Apakah Raja bisa menghadapi risiko menjadi orang reinkarnasi yang mesti berhadapan dengan dirinya sendiri? Apakah Sin Liong dan Kedasih bisa memenuhi keinginan mereka untuk terus berusaha menjadi bagian dari sejarah yang belum dituliskan bagi mereka?
Apakah Mada dan kawan-kawan berhasil mencegah simulakra terjadi? Bagaimana dengan Gerbang Waktu itu sendiri? Apakah tetap menyediakan pintu bagi Citra dan kawan-kawannya? Atau justru mengunci mereka semua di abad ke-14 karena telah berani berusaha memutar balikkan waktu?
Putri Langit, gadis Bugis yang cantik dan calon dokter gigi. Anak bangsawan dan pengusaha kaya raya di Makassar, berusaha sekuat tenaga memperjuangkan cintanya. Menerobos kerumitan adat Uang Panai’ yang membelenggu kuat keinginannya untuk bersatu dengan pujaan hatinya.
Samudera, pemuda yatim piatu biasa dari kampung terpencil di lereng pegunungan Wilis, Madiun Jawa Timur, dibebani tanggung jawab terhadap banyak hal yang menyangkut kehidupan dan sekolah adik-adiknya., memperjuangkan cintanya habis-habisan demi bisa bersanding dengan Putri. Melewati berbagai tantangan yang tidak mudah. Takdir mempertemukan dirinya dengan Andi Muhammad Langit, ayah Putri, seorang bangsawan yang berpegang teguh pada adat istiadat orang Bugis, di sebuah event raksasa yang mempertaruhkan harga diri, gengsi dan sirri.
Andi Hasan, pemuda bangsawan Bugis super kaya yang congkak dan selalu memaksakan keinginannya. Mengejar Putri hingga ujung dunia untuk memenuhi ambisinya mempersatukan kerajaan bisnis yang menggurita dari sektor tambang hingga industri perkapalan.
Puang Maharani, Ibu yang semula penurut dan patuh kepada suaminya, berubah menjadi singa betina yang garang agar bisa mempertahankan dan memperjuangkan putrinya dari cengkeraman adat yang bisa merenggut kebahagiaan putrinya.
Benturan dan pertentangan antara hidup dan cinta dengan adat istiadat pada masing-masing suku di Indonesia sangat beragam. Namun Uang Panai’ salah satu di antaranya yang sanggup memisahkan cinta menjadi serpihan patah hati dan potongan-potongan duka lara.
Perjuangan tak kenal menyerah, do’a-do’a tak lekang dari pasrah, ternyata mampu terbawa hingga pintu langit. Saat Yang Maha Menciptakan Cinta, ikut campur tangan agar pagar berduri dari adat yang bisa melukai, tidak lagi menghalangi bersatunya dua hati.
Seorang gadis yang berjuang demi hidupnya, demi cita-citanya, demi amanat Ayahnya, menghadapi intrik dan konspirasi yang mencekam. Dari orang-orang yang berasal lingkaran masa lalu Ayahnya, Ibunya, dan juga di lingkungan sekolah dan kuliahnya.
Haira Ndadari, putri yang dilahirkan dan dibesarkan oleh lereng Gunung Raung. Menjadi seorang penari tradisional yang tiada duanya. Cantik, energik dan menari dengan epik. Namun juga mesti menghadapi drama keluarga, romantika tak ada habisnya, hingga kehilangan orang-orang terdekat yang dikasihinya.
Agni Awahita, sahabat yang tak pernah berhenti mendukung Haira di segala cuaca, kengerian maupun kesedihan. Sahabat dalam arti sebenarnya. Cantik dan pemberani. Tidak mengenal takut sedikitpun, kepada siapapun, dalam kondisi apapun.
Arya Jitendra. Muncul agak belakangan tapi ikut menjadi penentu cerita. Pemuda gagah dan pemberani yang berusaha keras memperjuangkan dan mengembalikan nama baik keluarganya yang tercoreng masa silam mengerikan.
Novel Raung ini selain berkisah tentang para tokohnya yang sangat mengharu biru dan penuh dengan kejutan, tapi juga mengungkap banyak hal di seputar Kabupaten Banyuwangi. Potensi wisata yang luar biasa, ngarai, gunung, air terjun, pantai, hingga lautan. Semua yang ada di tanah Blambangan.
This novel tells of an epic journey that must be undertaken by several survivors of humanity in avoiding a dangerous pandemic that has a high chance of becoming a major scale catastrophe in the world.
These people have to fight it out in a narrow space whose exit is controlled by a big conspiracy that is not willing to have its interests disturbed. They are trying, with their limitless resources, to thwart every attempt by these survivors to prevent a dangerous pandemic from the Ice Virus and Tropical Bacteria previously trapped in the Arctic ice sheet and primeval forests of the Congo Basin.
The story that the protagonists experience here is very gripping. They must avoid infection, escape from the pursuit of ammunition, and deal with various kinds of political intrigue, pharmaceutical intervention, and the pursuit of the world’s number one assassin.
Will they be able to prevent this deadly pandemic or will they wallow deeper in thriller situations where the stakes are life or death? Or even meet unexpected surprises that make their journey even more filled with thistles and thorns?
The terrible Tropical Bacteria and Ice Virus pandemic that enough to keep the angels of death all over the world busy, met its end here.
The survivors of humanity who are fighting it out to save the human race again have to face challenges that are not light. Action and thrillers are presented in full at every bend in the road they pass. The organization and OWC remain the main actors blocking their every move. By all means.
In order to produce serum which is the key to human existence, the people who are members of the MS-BA-30 team risk everything including life, property, and love.
Can this terrible pandemic be ended? Or has the Organization completed its vision? Or is it the new world order that wins the battle?
Kisah Air & Api-1 ini bertutur tentang sebuah kisah cinta yang sangat rumit antara dua anak manusia yang digambarkan sebagai air dan api. Dilatar belakangi oleh perjalanan sejarah Majapahit, Blambangan dan Galuh Pakuan. Dipadukan dengan cerita silat tempo dulu yang mengembalikan ingatan kuat tentang orisinilitas dari sebuah warisan kuno budaya tradisional di pulau Jawa Dwipa. Kebenaran dan kejahatan adalah putih dan hitam. Namun ada juga beberapa penggal abu abu yang seringkali tidak memihak kepada siapapun tapi bisa membelokkan sejarah dan nasib. Tokoh tokoh yang berkeliaran di dalam novel ini sebagian besar adalah fiksi.Namun cukup kuat untuk menggambarkan bahwa cinta, kasih, benci, rindu, dendam, amarah dan khianat adalah benar benar benda purba yang selalu merayapi hati manusia setiap harinya. Arya Dahana dan Dewi Mulia Ratri adalah gambaran dari tokoh tokoh sentral yang menguasai nafas novel ini. Menghembusi setiap halamannya dengan petualangan, kesakitan, kasih sayang dan ilmu kesaktian yang tidak pernah ada habisnya. Dyah Puspita, Andika Sinatria adalah bayangan dari dewa dewi yang membuktikan tentang kemurnian itu memang ada. Kemurnian yang melahirkan pengorbanan, menumpahkan darah, mengalirkan air mata.Pengorbanan, darah, dan air mata yang menjadi bukti bahwa keindahan itu tidak selalu harus hadir dengan tawa dan mesra. Arawinda, Ayu Wulan, Putri Anjani, Pangeran Bunga, Pendekar Pelajar adalah bagian dari perjalanan yang harus ditempuh. Ada wangi bunga di sana, ada manisnya madu di sana, ada pahitnya buah maja di sana. Semua rasa itu berpadu menjadi sebuah perhentian yang tidak pernah untuk berhenti.Menjadi sebuah pelabuhan yang tidak pernah untuk berlabuh. Menjadi sebuah tarian indah yang tak pernah ditarikan. Menjadi sebuah kidung cantik yang tak pernah dinyanyikan. Kisah cinta para tokohnya dalam buku 1 ini sudah mulai menemukan kerumitannya karena tidak ada yang berani mengakui bahwa dia cinta meskipun sebenarnya cinta.Keangkuhan dan harga diri menjadi perhiasan hati yang dibanggakan. Rasa kagum dan iba juga menjadikan tikungan tikungan dalam cerita menjadi lebih tajam dan membahayakan. Perebutan kuasa, kitab sakti dan ilmu yang tak terbayangkan membuat serial pertama ini menjadi penuh kengerian dan rasa takjub. Perang Blambangan adalah bumbu cerita utama dari sejarah yang ada namun kini ditulis balik bukan oleh pemenang.
Kisah Air & Api 2 ini banyak bercerita tentang bagaimana kedua tokoh sentral dalam kisah ini berpetualang mencari murninya cinta sejati. Petualangan yang dilakukan begitu dinamis dan dramatis. Penuh dengan bahaya dan tipu daya. Menemui berbagai macam muslihat dan pertarungan yang luar biasa.Termasuk bagaimana ilmu-ilmu langka intisari dari bumi dan kehidupan yang akhirnya muncul lagi ke dunia persilatan.
Air, api, udara adalah komponen ilmiah utama penguasa kehidupan. Tanah, kayu dan besi adalah komponen ilmiah pendukung yang tidak kalah pentingnya bagi kehidupan. Jika berdiri sendiri, komponen komponen tersebut bisa bermanfaat dan bisa juga bermalapetaka. Jika digabungkan, maka manfaatnya berlipat-lipat dan malapetakanya bisa dihilangkan.
Munculnya kerajaan baru di pesisir selatan jawa yang didukung oleh penguasa gaib laut selatan, membawa cerita seru seputar pemberontakan, sihir dan ketakutan. Tokoh-tokoh lama dan baru saling bergelut dalam intrik dan ambisi yang tak berkesudahan.
Perebutan mustika naga api adalah puncak pertama dari kehebatan petualangan dalam buku ini. Diharu-biru oleh pengorbanan luar biasa dari sebuah cinta yang juga luar biasa.Darah dan airmata tumpah menjadi satu dengan rasa takjub dan indahnya sebuah perjuangan demi cinta.
Latar belakang sejarah dari perang dingin antara Majapahit dan Galuh Pakuan memuncak dalam sebuah alur cerita heroik yang dipenuhi dengan petir, hujan badai, dan sentuhan dramatis dari pengabdian.Mempertahankan harga diri menjadi pilihan utama. Lebih baik mati digulung tanah daripada hidup tapi menghirup udara belas kasihan.
Kemarahan, murka, dendam, cinta, dan kasih setulus hujan kepada bumi, sangat dominan dalam petualangan yang menggiriskan hati.Memberikan arti sesungguhnya dari kata kemuliaan dan keindahan. Begitu mencekam perasaan hingga tangis saja bukanlah pilihan yang menenangkan, adalah intisari dari cerita yang tak mau untuk sudah saat ini.
Idu geni adalah sebuah sumpah berapi. Dari orang-orang yang merasa kecewa, patah hati, marah dan benci.
Idu geni melahirkan sekian banyak kegemparan. Dunia persilatan dan juga kerajaan. Sumpah-sumpah mengerikan bertebaran dalam cerita yang membuat film ke-3 dari Tetralogi Air dan Api ini dilumuri api kemarahan dan pembalasan dendam.
Para tokoh mulai terpecah pada hakikat rasa masing-masing yang dipendam. Tetap ada cinta, hanya saja sedikit ditenggelamkan oleh membanjirnya keringat, darah dan airmata. Bumi tetap berputar. Namun miring ke kanan. Dimana nafsu dan angkara memberati timbangan.
Pusat-pusat pertempuran beralih pada banyaknya pertempuran besar-besaran demi kekuasaan. Antar kerajaan.
Arya Dahana yang terikat pada sumpah hutang nyawa mesti rela mengorbankan cintanya atas nama pelunasan budi. Tapi itu belum seberapa. Manakala pelunasan budi itu ternyata bisa membawanya pada keburukan dan kejahatan yang terpaksa harus dibelanya.
Dewi Mulia Ratri kembali pada takdirnya sebagai seorang pendekar sekaligus putri yang dilahirkan di tanah Sunda. Menyingkirkan sejenak keinginan yang sesungguhnya. Demi tegaknya keadilan dan kebenaran bagi manusia dan tanah airnya.
Film terakhir dari rangkaian Kisah Air dan Api ini lebih banyak berkisah tentang perebutan senjata pusaka, perang antar kerajaan, dan petualangan para tokohnya dalam meraih takdir dan cinta.
Ilmu-ilmu kanuragan mencapai puncaknya di sini. Namun untuk dapat meraihnya harus memeras darah dan keringat sampai tetes terakhir, termasuk juga mesti berhadapan dengan dunia misterius para penguasa lautan beserta sebagian rahasia dari kemunculan tokoh-tokohnya.
Peperangan adalah urat nadi yang terputus dari sebuah kedamaian. Tidak ada pemenang sesungguhnya dari sebuah perang. Semuanya pasti berujung pada kematian. Apakah itu lepasnya ruh dari tubuh, atau luruhnya harga diri yang runtuh.
Kekecewaan, patah arang, kegembiraan dan kebahagiaan, menyatu dalam sebuah siklus asmara, perang dan juga kematian. Lalu diramu menjadi sebuah sejarah masa lalu yang kelu.
Tidak ada yang abadi dari para pecinta kecuali cinta itu sendiri.
Sequel Tetralogi Air dan Api ini mulai memasuki babak baru petualangan dari keturunan para tokoh di Kisah Air dan Api.
Cinta, romantisme, kegelisahan, peperangan dan kegelapan saling tumpang tindih membangun labirin yang tak berpintu maupun berjendela. Percintaan yang semestinya membahagiakan bagi si empunya, ternyata harus menemui jalan terjal dan juga ajal.
Tokoh-tokoh muda saling berkelindan dalam keributan dan kebingungan. Karena digiring habis-habisan ke dalam kekacauan perasaan yang diakibatkan oleh cinta hitam, jiwa putih, dan hati hitam putih.
Pertarungan dan adu kanuragan juga tak habis-habisnya menghiasi setiap bab yang berusaha keras untuk mampu memacu adrenalin dan memicu ingin.
Di film ke-1 ini, kisah-kisah cinta memang belum akan usai karena semuanya justru baru mulai membadai.
Drama romantika nyaris menemui puncaknya di buku ke-2 Trilogi Langgam Amerta Agni ini. Betapa takdir dan keinginan diaduk dengan begitu keras sehingga orang tidak sadar bahwa dirinya bukan lagi penyintas. Tokoh-tokoh yang semula dituliskan sangat rapi sebagai keturunan resi, tiba-tiba saja dihantam kerasnya badai hati. Lalu terdampar di sisi lain dari wajah matahari. Yaitu kegelapan di luasnya padang duri.
Ada yang sanggup bertahan dan tidak terperangkap dalam labirin kegilaan. Namun banyak juga yang akhirnya menyerah pada rumitnya sebuah kewarasan sehingga kemudian pergi meninggalkannya bersama sumirnya kegembiraan.
Pencarian demi pencarian melibatkan begitu banyak perasaan. Untuk menemukan akhir kisah yang bahagia, tokoh-tokoh dalam film ini memilih jalannya masing-masing. Bersimpang, berkelindan, bercinta, dan menguburkan asa sambil menyusuri daerah yang berada di perbatasan antara surga dan neraka.
Pengembaraan demi pengembaraan yang dibumbui labirin dari kisah cinta para tokoh di buku ke-3 ini mencapai klimaks yang terbuka.
Tidak ada akhir yang benar-benar berakhir karena semua hal memang telah digaris oleh jembatan takdir. Anasir jahanam yang berusaha menguasai gunung-gunung di Daratan Jawa dan Pulau Dewata berhimpun menjadi sebuah kekuatan besar. Mengancam sendi-sendi kehidupan karena amarah gunung berapi kemudian dipertaruhkan.
Tidak ada yang menduga bahwa rahasia kematian dari tokoh-tokoh yang menghidupkan alur cerita akan terjadi secara tragis dan dramatis. Airmata dan bara dendam diaduk dalam satu rasa. Menggiring tokoh-tokohnya ke dalam amarah yang tidak pernah pupus meski sedikit kesadaran mengingatkan mereka mengenai hati yang bisa saja terbakar hangus.